Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2022

Menanti Gigi Berhenti

sumber : planetfootball.com  Dalam sebuah kisah, suatu lakon pasti akan punya akhir. Akhir dari setiap lakon akan berbeda dan tak akan pernah sama, pun dengan jalan yang lakon itu tempuh. Contoh ketika lakon dalam seorang raja dalam perang bisa saja mati ketika berperang atau bisa saja lakon seperti sengkuni yang tak bisa diduga alurnya karena dia selalu bisa menghindar dari maut berkat kelihaiannya dalam menjilat. Begitu pula dalam dunia sepak bola, para pelakonnya memiliki kisahnya masing-masing dan akhir cerita yang beragam.  Pesepak bola memiliki kisah yang sama sekali tak bisa ditebak. Zinedine Zidane misalnya. Awal kariernya ditulis dengan tinta emas. Dari Cannes, bersinar di Bordeaux, matang di Juventus sampai akhirnya menyundahi semuanya di Madrid. Kemilau kebintangan Zidane terpancar kala ia bersama Didier Deschamp, Emmanuel Petit, Marcel Desaily serta Thiery Henry berhasil mengawinkan gelar dunia dan eropa pada tahun 1998 dan 2000. Selain bersinar bersama Le Bleus, R...

Benang Merah yang kusut Dari Kota Manchester.

Tengah malam ketika mayoritas masyarakat sudah terlelap tidur, kami yang masih terjaga sembari belajar bahasa asing pun tetiba diingatkan oleh notifikasi handphone kami. Sebuah ingatan bahwasannya salah satu klub terbapuk di Manchester akan bermain, Manchester United. Klub yang kami anggap aneh, karena apapun yang diramalkan di bursa judi selalu terjadi sebaliknya ketika tim itu bermain. Beruntungnya kami tak gemar berjudi, karena tidak menjanjikan apapun. Tengah malam ketika kami hendak menarik selimut dan melaju ke kapuk island, tim yang setengah nanggung ini sudah mendekati sepak mula, apa boleh buat kami putuskan untuk menyaksikannya sambil menanti kebodohan apa yang akan pemain-pemain mahal itu lakukan di lapangan. Akan tetapi penantian kami akan kebodohan pemain mahal, sedikit terobati karena pemain belakang yang lama tak bermain akhirnya merumput juga. Phil Jones, setelah hampir dua tahun penantian akhirnya dia kembali. Beruntunglah Phil Jones pemain bola bukan personel Warna, k...