Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2020

Matador Dari Santpedor

20 Dec 2000: Josep Guardiola of Barcelona in action during the Primera Liga match between Barcelona and Alaves played at the Nou Camp in Barcelona. Mandatory Credit: Allsport UK/ALLSPORT Tanah Catalan memang selalu indah jika dipandang dari atas. Maksud kami menggunakan drone view. Yap, Catalan akan nampak indah dengan tata kota yang baik. Namun kami bukan media yang membahas teknik sipil maupun arsitektur. Di tanah itu, tepatnya 18 hari setelah tahun baru 1971. Lahir seorang bakal calon matador yang akan mengguncang persepak bolaan dunia. Josep Guardiola i Sala namanya.  Berawal Dari Pendidikan Lokal. Sebagai seorang akamsi, Guardiola selalu bangga akan daerahnya. Pendidikan dasar sebagai pesepak bola pun juga berasal dari Catalan. Datang sebagai bocah menginjak remaja, Guardiola berkembang sangat baik.  Karir junior pep tidak lah lama, dirinya hanya butuh waktu enam tahun untuk menembus tim B. Tim yang sering disebut tim satelit oleh banyak media. Di tim satelit ...

Dunia Tak Selalu Indah Bagi Bojan.

https://thesefootballtimes.com Dunia bagi setiap orang tak pernah sama. Dunia ini akan dirasa indah apabila semua berjalan sesuai rencana. Rencana matang dengan eksekusi baik ditambah dengan timing yang tepat selalu akan membuahkan hasil yang baik. Maka dunia akan terasa indah. Namun tidak semua aspek terpenuhi hasil akan indah. Bojan Krkic contohnya. Tahun 2007 lalu dunia terasa indah bagi Bojan. Di umur yang belum lama genap 17 tahun, Bojan sudah menjalani pertandingan perdana di level senior bagi Barcelona. Semua mata tertuju padanya. Tak salah memang, karena pendahulunya yaitu Lionel Messi juga melakukan hal yang sama. Dunia terasa indah, iya itu tidak berlebihan.  Bermodalkan 850 gol secara total disemua level junior tak ayal membuat namanya dianggap bisa lebih dari Messi. Muda, skill mumpuni, dan beringas didepan gawang. Tak ayal membuat Bojan muda saat itu menjadi primadona baru bagi skuad Barca.  Pelatih Barcelona saat itu Frank Rijkaard pun seolah...

Menanti Catatan Terakhir Si Emas.

(Photo by Matthew Ashton - AMA/Getty Images) Awal Cerita si Emas Si Emas merupakan petualang tangguh. Petualangannya selalu menorehkan catatan menarik dalam kitab perjalanannya. Emas disini merupakan arti dari bahasa Bosnia yaitu Zlato, atau mungkin orang akan paham bila menggunakan imbuhan "an" diakhir. Ya sudah tentu yang dimaksud adalah Zlatan. Mulutmu, Zlatanmu Si Emas dari Swedia sudah khatam dengan permainan sepakbola. Dia bukanlah pesepakbola tanpa arah. Arahnya jelas, juara. Namun yang selalu menjadi sorotan publik adalah "bacotan"nya dianggap lebih maju daripada prestasinya. Akan tetapi kami tak setuju seratus persen tentang anggapan tersebut.  Karena memang, ucapannya layak untuk ditunggu baik itu sebelum atau sesudah laga. Meskipun begitu, Si Emas tak pernah absen dalam mengangkat piala prestisius dalam setiap perjalanannya.  Tinta Emas berawal dari Malmo Ceritannya berawal dari sebuah kota di Swedia bernama Malmo. Zlatan muda yang berumur 18 ...