PSS kami sedang memiliki masalah yang runyam. Dimulai dari carut marut antara manajemen dan suporter, serta permasalahan di dalam tubuh manajemen itu sendiri, seakan tidak ada sudah-sudahnya permasalahan di tim PSS kami. Permasalahan komunikasi di intern PSS menjadi awal dari semua masalah ini, bermula dari penyebutan "diluar ekosistem pss" oleh PR media PSS sampai dengan puncak masalah yang dibuat oleh Dirut PT PSS tentang pemindahan homebase PSS, manajemen seolah-olah terpecah menjadi dua yang menyebabkan komunikasi antar manajemen menjadi kacau.
Manajemen sepenuhnya harus bertanggungjawab atas kekisruhan yang terjadi, sebenarnya bukan hal yang sulit untuk menghentikan kekacauan yang terjadi, dengan mengabulkan tuntutan yang dilayangkan oleh sleman fans masalah ini akan segera selesai, tetapi manajemen malah membual dan membuat omong kosong belaka seakan menyepelekan tuntutan dari sleman fans. Yang menurut saya menjadi puncak dari segala komedi manajemen, bukannya memenuhi tuntutan tetapi malah membalas kritikan-kritikan sleman fans dengan buzzer yang membuat masalah semakin runyam sehingga bupati harus turun tangan dan membuat tim mediasi antara suporter dan manajemen.
Sebenarnya masalah ini bisa di selesaikan di sleman, jika manajemen mau bermediasi dengan suporter dan bupati menjadi mediator untuk bisa memberi titik tengah agar permasalahan segera selesai.
Comments
Post a Comment